PENGALAMAN TAK TERLUPAKAN SELAMA MPLS DI SMA NEGERI 7 SAMARINDA TAHUN 2025
Oleh: Syahira Anandita Putri Abdy 10D
Memasuki jenjang pendidikan baru tentu menjadi momen yang mendebarkan sekaligus menyenangkan bagi setiap siswa. Begitu pula bagi saya, seorang siswa baru di SMA Negeri 7 Samarinda. Sebelum resmi menjadi bagian dari sekolah ini, kami diwajibkan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kegiatan MPLS ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 16 hingga 18 Juli 2025, dan diawali dengan pengarahan awal pada hari Jumat, 14 Juli 2025. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung seru, mendidik, dan penuh kesan mendalam.
⸻
Hari Jumat, 14 Juli 2025 - Pengarahan Awal MPLS
Pada hari Jumat, seluruh calon peserta MPLS diminta menggunakan seragam olahraga asal SMP dan membawa alat tulis. Kami berkumpul di lapangan utama SMA Negeri 7 Samarinda, lalu mengikuti sesi perkenalan kakak-kakak OSIS beserta penjelasan tugas masing-masing.
Selanjutnya, kami diminta mencatat berbagai informasi penting yang disampaikan oleh kakak OSIS. Materi yang disampaikan meliputi peraturan peserta MPLS dan daftar perlengkapan yang wajib dibawa selama kegiatan berlangsung.
Peraturan Peserta MPLS
1. Hadir sebelum pukul 07.15 WITA.
2. Wajib menggunakan atribut lengkap sesuai ketentuan.
3. Rambut harus rapi (panjang maksimal: samping 1 cm, atas 3 cm).
4. Bagi siswa berambut panjang, wajib diikat.
5. Dilarang memakai makeup atau riasan wajah.
6. Tidak diperkenankan menggunakan sweater, hoodie, atau sejenisnya.
7. Dilarang membawa kendaraan bermotor selama MPLS.
8. Tidak diperbolehkan mewarnai rambut (terutama warna pirang).
9. Wajib membawa perlengkapan yang telah ditentukan.
10. Wajib mengenakan bed peserta sesuai ketentuan.
Ketentuan Bed Peserta:
• Ukuran A5, posisi landscape, dan dilaminating.
• Menempelkan foto 3x4 dengan seragam SMP.
• Menggunakan tali sesuai pembagian kelompok:
• Sungai Mahakam: Hitam
• Sungai Kapuas: Kuning
• Sungai Belayan: Biru
• Sungai Barito: Hijau
Saya sendiri tergabung dalam kelompok Sungai Barito, yang kemudian menjadi keluarga kecil saya selama MPLS.
⸻
Hari Pertama - Senin, 16 Juli 2025
Hari pertama MPLS dimulai dengan penuh semangat. Kami datang menggunakan seragam olahraga SMP, dan kegiatan diawali dengan upacara pembukaan MPLS yang khidmat. Setelah itu, kami diarahkan ke lapangan sepak bola untuk mengikuti pelatihan baris-berbaris (LKBB) yang dilatih langsung oleh anggota TNI. Meski lelah, saya merasa bangga bisa ikut berpartisipasi.
Setelah pelatihan, kami beristirahat di kelas masing-masing, lalu melanjutkan kegiatan dengan sesi perkenalan antar peserta dan kakak OSIS. Kami juga menjalani pemeriksaan perlengkapan, yang terdiri dari:
• Bed peserta MPLS
• Topi asal SMP
• Perlengkapan salat
• Bekal makan siang
• Print-out teks “Smars Smanju”, yang wajib dihafalkan untuk apel pagi
Kegiatan semakin menarik saat memasuki sesi Ciki Teka-Teki, di mana kami menebak nama-nama makanan ringan dengan sebutan unik seperti:
• Twister (Puting Beliung)
• Permen kaki (Permen Jejak)
• Sosis So Nice (Pocong Tali Besi)
• Milku (Susu Kesayangan)
• Nextar (Bintang Selanjutnya)
• Astor (Pipa Berjamur)
• Singkong Kusuka (Singkong I Love)
• Biskuat (Bis Tak Pernah Mogok)
• Good Time (Biskuit Tepat Waktu)
• Better (Wafer Lebih Baik)
Setelah itu, kami memilih ketua dan wakil ketua kelompok, serta membuat yel-yel kelompok sebagai identitas tim kami.
Kegiatan hari itu ditutup dengan sesi ice breaking, yaitu permainan menempelkan pipi ke warna tertentu sesuai instruksi dari kakak OSIS. Suasana menjadi cair, penuh tawa, dan keakraban mulai terjalin. Kami kemudian diarahkan ke kelas Kapuas untuk mencatat nama-nama anggota OSIS, membuat bagan struktur organisasi, dan mengumpulkan tanda tangan mereka, yang harus diselesaikan sebelum hari Rabu.
⸻
Hari Kedua - Selasa, 17 Juli 2025
Hari kedua MPLS dibuka dengan senam bersama di ruang kelas masing-masing. Setelah itu, kami mengulang kembali yel-yel kelompok sebagai bentuk semangat pagi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi-materi penting, seperti:
• Pengenalan guru-guru SMA Negeri 7 Samarinda
• Penjelasan denah sekolah
• Tata tertib dan peraturan sekolah
• Penyuluhan tentang bahaya narkoba oleh perwakilan dari KBN (Kampanye Bersih Narkoba)
• Penjelasan tentang sarana dan prasarana sekolah
Hari ini lebih bersifat informatif dan memberikan banyak wawasan yang membantu kami memahami lingkungan sekolah dengan lebih baik.
⸻
Hari Ketiga - Rabu, 18 Juli 2025
Hari terakhir MPLS dimulai dengan yel-yel kelompok, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan literasi mengaji bersama, yang menciptakan suasana tenang dan penuh refleksi.
Kami juga mendapatkan materi pengembangan diri yang sangat bermanfaat, seperti:
• Kesehatan mental
• Kepemimpinan dasar
• Etika dalam bergaul
• Tujuh kebiasaan baik untuk kesuksesan siswa
Selanjutnya, kami diarahkan ke lapangan untuk mengikuti permainan kelompok, yaitu lempar bola menggunakan sarung. Setiap kelompok mengirimkan lima perwakilan. Saya sangat senang karena kelompok Barito berhasil meraih juara ketiga dalam permainan ini. Momen tersebut benar-benar membangkitkan semangat kerja sama dan kekompakan dalam tim.
Setelah permainan, kami menyaksikan demo ekstrakurikuler. Ada banyak ekskul menarik yang ditampilkan, mulai dari seni, olahraga, hingga bela diri. Yang paling menarik perhatian saya adalah ekskul PASUS (Pasukan Khusus). Kekompakan, disiplin, dan semangat juangnya membuat saya sangat tertarik untuk bergabung nanti.
Penutupan Yang Berkesan
Menjelang siang, kami mengikuti upacara penutupan MPLS yang dilaksanakan dengan tertib dan penuh rasa haru. Meski baru tiga hari, rasa kekeluargaan sudah mulai terasa.
Kegiatan penutup yang paling seru adalah sesi “Kado Baik dan Kado Jahat” yang diberikan oleh peserta kepada kakak-kakak OSIS. Sesi ini penuh canda tawa. Ada yang memberikan cokelat, surat ucapan terima kasih, bahkan ada yang memberikan “kado jahil” seperti bungkusan kosong atau pesan lucu. Meskipun hanya permainan, momen ini menjadi bentuk apresiasi kami terhadap kerja keras kakak OSIS selama membimbing dan mendampingi kami.
⸻
Penutup
MPLS di SMA Negeri 7 Samarinda merupakan pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Selain mengenal lingkungan sekolah, saya juga belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, dan pentingnya membentuk karakter yang baik sejak awal memasuki dunia SMA.
Terima kasih kepada seluruh panitia, kakak OSIS, guru-guru, dan teman-teman baru yang telah membuat MPLS ini menjadi begitu spesial. Semoga semangat kebersamaan ini terus terbawa hingga kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 7 Samarinda.
Komentar
Posting Komentar